Hujan menyimpan sejuta cerita kita.
Tetesnya merekam setiap serpihan kisah.
Disetiap embunnya tersimpan berbagai kenangan
Pelangi menggambarkan warna warni hidup kita.
Petir yang menggelegar mengisyaratkan betapa sakitnya kita.
Tak selamanya mendung itu sedih.
Tak Selamanya hujan itu menangis.
Tak selamanya pelangi akan selalu setia.
Tak selamanya petir berteriak.
Dan tak selamanya kisah kita abadi.
Kita seperti hujan. Kadang menangis saat mendung.
Kadang juga menangis saat cerah.
Kadang menangis hanya sebentar lalu berlalu.
Kadang menyapa lalu pergi lagi.
Dan kadang menghilang dan mungkin tidak akan pernah kembali lagi.
Kita juga seperti pelangi.
Kadang merah saat menyerah.
Kadang kuning saat berhati hati.
Dan kadang,berubah menjadi hijau yang bersemangat.
Kita seperti petir.
Saat tak mampu menahan sakit,akan berteriak. Memberitahukan pada dunia,betapa rapuhnya kita.
Dan akan tenang saat mulai lelah dan berpikir untuk menyerah.
Tapi kemudian kembali berteriak. Saat seseorang datang mengusiknya.
Petir selalu membuat takut. Namun kenyataannya? Dia sedang memberitahukan keadaannya.
" Hidup memang selalu tak menentu. Kadang menangis,bahagia,bahkan kadang sakit.
Pertanyaannya apa kita sanggup melewati jalan hidup yang tak menentu,atau malah menyerah? Jawablah sanggup! Sebab selama kamu percaya kepada tuhan. Tak ada yang mustahil. Mujizat itu nyata. " -- Jessica
Tidak ada komentar:
Posting Komentar